Ditulis pada tanggal 26 January 2013, oleh admin, pada kategori Berita

Empat orang perwakilan dari Universitas Brawijaya akan bersanding bersama dua orang perwakilan dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, satu orang dari Universitas Padjadjaran Bandung, satu orang dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Jakarta dan dua orang dari Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya sebagai perwakilan Indonesia dalam ajang ASEAN Youth Camp 2013. Kegiatan ini akan diselenggarakan di Phranakahon Rajabhat University, Bangkok, Thailand pada Senin hingga Kamis (27-31/1).

Peserta pada konferensi ini adalah perwakilan dari sepuluh negara di ASEAN, antara lain Laos, Indonesia, Myanmar, Kamboja, Thailand, Malaysia, Vietnam, Philipina, Brunei Darussalam, dan Singapura. Konferensi ini juga akan memperebutkan predikat The Best Country dari penampilan para delegasi dengan kategori bidang lingkungan, sosial dan budaya, politik dan ekonomi.

Delegasi yang dipimpin oleh Muhammad Asary (FPIK 2009) ini terdiri atas Trini Yuni Pratiwi (FPIK 2010), Sarjevi Govina (FH 2011) dan Rio Rizkky F. (FPIK 2009) ini akan memperesentasikan hasil makalah tentang krisis air untuk kategori lingkungan, tentang kemiskinan untuk kategori sosial, penampilan budaya dari Kalimantan, Jawa Timuran, Bali, Bangka Belitung dan Sunda untuk kategori budaya , arah perkembangan politik ASEAN untuk kategori politik dan ekonomi ASEAN pada kategori ekonomi. Makalah ini disusun dengan kolaborasi dengan perwakilan dari universitas lainnya.

“Pada presentasi tentang lingkungan, kami akan fokus pada krisis kualitas air. Tujuannya adalah untuk merehabilitasi dan optimalisasi konservasi sumberdaya air di Indonesia melalui pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian masyarakat. Hasil yang ingin dicapai dari makalah ini adalah untuk mewujudkan kesadaran masyarakat akan pengelolaan lingkungan yang sehat dan bersih khususnya sumberdaya air”, jelas Asary.

“Sedangkan pada kategori politik dan ekonomi akan mengarah pada pelaksanaan ASEAN Community 2015 dimana akan diintegrasikannya transformasi ASEAN menjadi satu pasar dan produksi”, terang Rio. Delegasi akan bertolak dari Indonesia pada Sabtu (26/1).

sumber